Dewa 19 : Cinta Adalah Misteri
[intro] Am Em F G 4x
Am Em F G
Bila Cinta Memanggilmu
Am Em F G
Kau ikuti kemana ia pergi
Am Em F G
walau jalan terjal berliku
Am Em F G
Walau perih slalu menunggu
Am Em F G Am Em F G
Cintamu butakan matamu dan hatimu
Am Em F G Am Em F G
harusnya cintamu buka pintu kalbumu
[chorus]
C G F E
Cinta adalah misteri
C G F E
kita hanya manusia
Dm E
tak berdaya melawan
Am Em F G Am Em F G
takdir sang Raja Manusia
Am Em F G
Jika sayapnya merangkulmu
Am Em F G
dan pisau tajam siap melukai
[chorus2]
C G F E
Cinta adalah misteri
C G F E
kita hanya manusia
Dm E
tak berdaya melawan
F
takdir sang Raja Manusia
E
tlah terlukis di Langit
[interlude] F E
Am F#m 4x
Rabu, 25 Juli 2012
lirik lagu Dewa - elang
Dewa 19 : Elang
Am F G
Aku ingin terbang tinggi
Em
Seperti elang
Am F G
Melewati siang malam
Em
Menembus awan
(*)
Am F G
Ini tanganku untuk kau genggam
Em Am
Ini tubuhku untuk kau peluk
F G
Ini bibirku untuk kau cium
Em Am
Tapi tak bisa kau miliki aku
Reff:
Am Dm F E
Tak usah kau terus tangisi kepergianku
Am Dm F
Air mata takkan memanggilku
E
Untuk kembali
Am F G Em
Aku adalah mimpi-mimpi sedang melintasi
Am F G Em
Sang perawan yang bermain dengan perasaan
Kembali ke: (*), Reff (2x)
Int: A5 B5 C5 F#5
Am Dm F E
Aku adalah mimpi-mimpi tiada arti
Am Dm F E
Aku ingin terbang tinggi seperti elang
Am F G
Aku ingin terbang tinggi
Em
Seperti elang
Am F G
Melewati siang malam
Em
Menembus awan
(*)
Am F G
Ini tanganku untuk kau genggam
Em Am
Ini tubuhku untuk kau peluk
F G
Ini bibirku untuk kau cium
Em Am
Tapi tak bisa kau miliki aku
Reff:
Am Dm F E
Tak usah kau terus tangisi kepergianku
Am Dm F
Air mata takkan memanggilku
E
Untuk kembali
Am F G Em
Aku adalah mimpi-mimpi sedang melintasi
Am F G Em
Sang perawan yang bermain dengan perasaan
Kembali ke: (*), Reff (2x)
Int: A5 B5 C5 F#5
Am Dm F E
Aku adalah mimpi-mimpi tiada arti
Am Dm F E
Aku ingin terbang tinggi seperti elang
keutamaan berpuasa serta hadits dan ayat Al-Qur'an yang menjelaskan
Berhubung saat ini adalah bulan ramadhan,saya akan mencoba untuk menshare sedikit sejarah tentang puasa,perintah untuk berpuasa serta ayat-ayat dalam Al-Quran serta hadits yang menjelaskan tentang perintah berpuasa.
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Q.S Al Baqarah, 2:183)
Dari ayat di atas jelas bahwa puasa itu adalah wajib. Artinya jika dikerjakan berpahala, dan jika tidak dikerjakan kita berdosa. Hal ini sama halnya dengan seorang pegawai yang mempunyai tugas rutin yang jadi kewajibannya, jika dia tak melakukannya, maka dia bisa dihukum / dipecat oleh Bosnya
1. Keutamaan Puasa:
* “Barang siapa mendirikan puasa Ramadan dengan penuh keimanan dan kebaikan, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari – Muslim)
* “Seorang hamba yang berpuasa dalam sehari di jalan Allah, maka akandijauhkan Allah orang tersebut pada hari itu wajahnya dari neraka sejauh 70 musim dingin” (HR Bukhari – Muslim)
2. Dua hari sebelum bulan Ramadan dan hari Raya kita dilarang berpuasa:
* Dari Abu Hurairah ra, dia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: “Janganlah kamu dahului puasa Ramadan dengan puasa satu hari atau duahari, kecuali bagi orang yang biasa berpuasa (mis: puasa Daud, penulis), maka puasa sehari (sebelum Ramadan) itu diperbolehkan” (HR Bukhari dan Muslim)
* Dari Abu Sa’id Al Khudri ra, ia berkata “Bahwasanya Rasulullah melarang berpuasa 2 hari, yaitu hari Idul Fitri (1 Syawal) dan hari Idul Adha.” (HR Bukhari – Muslim)
3. Berpuasa setelah Ru’yat (melihat bulan pertanda tanggal 1 Ramadan) begitu pula berhari raya (melihat bulan pertanda tanggal 1 Syawal).
* Dari Ibnu Umar ra, ia berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah SAWbersabda: “Bila kamu telah melihat tanggal 1 bulan Ramadan, maka puasalah, dan bila kamu melihat tanggal 1 Syawal, maka berhari rayalah. Tetapi bila mendung, maka perkirakanlah (sesuai dengan hari perhitungan) ” (HR Bukhari dan Muslim)
* Pada riwayat Muslim disebutkan: “Maka jika mendung terhadapmu, perkirakanlah sampai hari ketiga puluh.” Pada Imam Bukhari: “Maka Sempurnakanlah sampai hitungan 30 hari.”
4. Waktu Niat Puasa Ramadan:
* Dari Hafsah, Ummul Mukminin ra: “Bahwasanya Rasulullah SAW telahbersabda: ‘Barang siapa yang tidak menetapkan (niat) berpuasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya (tidak sah puasanya).’ (Hadits diriwayatkan oleh Imam Lima).
5. Menyegerakan Berbuka Puasa:
* Dari Sahl bin Sa’ad ra, ia berkata: “Bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: ‘Amat baik orang2 itu senantiasa menyegerakan berbuka (dalam puasanya)’” (HR Bukhari dan Muslim)
6. Berbuka puasa dalam hal ini adalah dengan meminum dan memakan makanan yang menyegarkan dan halal, bukan merokok (yang makruh dan berbahaya bagi kesehatan).
7. Berbuka Puasa Dengan Buah Korma:
* Dari Salman bin Amir Adh Dhabiyyi ra, dari Rasulullah SAW, beliaubersabda: “Bila seseorang di antara kamu berbuka puasa, hendaklah dengan buah korma, bila tidak ada, maka berbukalah dengan air, sebab air itu suci (Hadits diriwayatkan oleh Imam Lima).
8. Hukum Sahur (Makan sebelum puasa):
* Dari Anas bin Malik ra, ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: ‘Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar” (HR Bukhari – Muslim)
* HR A“Ummatku selalu dalam kebaikan selagi mensegerakan berbuka dan mengakhirkan (melambatkan) sahur” (HR Ahmad)
* “Sesungguhnya mengakhirkan sahur itu merupakan sunnah dari para Rasul” (HR Ibnu Hibban)
9. Yang Dilarang Dalam Puasa:
* Barang siapa yang tidak bisa meninggalkan diri dari ucapan palsu(jelek) dan tetap mengerjakannya, maka tidak berguna bagi Allah puasanya (HR Bukhari – Muslim)
* “Banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala kecuali lapar,dan banyak orang yang shalat (malam) tidak mendapat pahalanya kecuali berjaga” (HR Al Hakim)
10. Hadits di atas menganjurkan kita agar meningkatkan kendali diri (self
control) agar tidak mengucapkan kata-kata yang keji dan perbuatan-perbuatan yang tercela, terutama di bulan Puasa.
* Dari Abdullah bin Umar ra, ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: ‘Tidak ada puasa orang yang berpuasa selama-lamanya (tidak sahur dan berbuka)’” (HR Bukhari – Muslim)
* Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: ‘ Barangsiapa yang terpaksa muntah, maka tidak ada qadha baginya, dan barang siapa sengaja muntah, maka wajib qadha atasnya (batal puasanya) [hadits diriwayatkan oleh Imam Lima]
* Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: “Seorang lelaki datang kepada Rasulullah SAW mengadukan hal dirinya, lalu ia berkata: ‘Ya Rasulullah, celakalah aku’ Kemudian Rasulullah SAW bertanya: ‘Mengapa?’ Jawabnya: ‘Aku telah menyetubuhi istriku pada siang hari bulan Ramadhan. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah kamu punya hamba sahaya yang dapat dimerdekakan? ‘ Jawabnya: ‘Tidak punya,’ maka beliau bertanya lagi: ‘Mampukah kamu berpuasa selama dua bulan berturut2?’ Jawabnya: ‘Tidak mampu. Lalu beliau bertanya lagi: ‘Dapatkah kamu memberi makan 60 orang miskin? Jawabnya: ‘Tidak dapat.’ Lalu Rasulullah duduk dan menyerahkan sekarung korma kepadanya, sambil bersabda: ‘Sedekahkanlah ini.” Maka orang itu berkata lagi: ‘Apakah disedekahkan kepada orang yang paling fakir dari kami, sebab tidak ada seorangpun di antara orang yang berdiam pada batu hitam dari ahli Madinah yang paling membutuhkan lebih daripada kami. Kemudian Rasulullah SAW tersenyum, sehingga jelas terlihat gigi beliau yang putih, kemudian beliau bersabda: ‘Pergilah, berilah makan keluargamu.” (Hadits diriwayatkan oleh Imam Tujuh)
* “Sesungguhnya puasa itu perisai. Maka jika salah seorang dari kamu berpuasa, jangan berkata keji dan kasar. Kalau dia dicela atau hendak diperangi seseorang, hendaklah ia berkata, sesungguhnya aku sedang berpuasa” (HR Bukhari – Muslim)
Adapun Ayat-ayat dalam Al-Qu'an yang lain yang juga menjelaskan tentag keutamaan berpuasa adalah diantarax....
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,” (Q.S Al Baqarah, 2:183)
Dari ayat di atas jelas bahwa puasa itu adalah wajib. Artinya jika dikerjakan berpahala, dan jika tidak dikerjakan kita berdosa. Hal ini sama halnya dengan seorang pegawai yang mempunyai tugas rutin yang jadi kewajibannya, jika dia tak melakukannya, maka dia bisa dihukum / dipecat oleh Bosnya
1. Keutamaan Puasa:
* “Barang siapa mendirikan puasa Ramadan dengan penuh keimanan dan kebaikan, maka akan diampunilah dosa-dosanya yang telah lalu” (HR Bukhari – Muslim)
* “Seorang hamba yang berpuasa dalam sehari di jalan Allah, maka akandijauhkan Allah orang tersebut pada hari itu wajahnya dari neraka sejauh 70 musim dingin” (HR Bukhari – Muslim)
2. Dua hari sebelum bulan Ramadan dan hari Raya kita dilarang berpuasa:
* Dari Abu Hurairah ra, dia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: “Janganlah kamu dahului puasa Ramadan dengan puasa satu hari atau duahari, kecuali bagi orang yang biasa berpuasa (mis: puasa Daud, penulis), maka puasa sehari (sebelum Ramadan) itu diperbolehkan” (HR Bukhari dan Muslim)
* Dari Abu Sa’id Al Khudri ra, ia berkata “Bahwasanya Rasulullah melarang berpuasa 2 hari, yaitu hari Idul Fitri (1 Syawal) dan hari Idul Adha.” (HR Bukhari – Muslim)
3. Berpuasa setelah Ru’yat (melihat bulan pertanda tanggal 1 Ramadan) begitu pula berhari raya (melihat bulan pertanda tanggal 1 Syawal).
* Dari Ibnu Umar ra, ia berkata: “Aku pernah mendengar Rasulullah SAWbersabda: “Bila kamu telah melihat tanggal 1 bulan Ramadan, maka puasalah, dan bila kamu melihat tanggal 1 Syawal, maka berhari rayalah. Tetapi bila mendung, maka perkirakanlah (sesuai dengan hari perhitungan) ” (HR Bukhari dan Muslim)
* Pada riwayat Muslim disebutkan: “Maka jika mendung terhadapmu, perkirakanlah sampai hari ketiga puluh.” Pada Imam Bukhari: “Maka Sempurnakanlah sampai hitungan 30 hari.”
4. Waktu Niat Puasa Ramadan:
* Dari Hafsah, Ummul Mukminin ra: “Bahwasanya Rasulullah SAW telahbersabda: ‘Barang siapa yang tidak menetapkan (niat) berpuasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya (tidak sah puasanya).’ (Hadits diriwayatkan oleh Imam Lima).
5. Menyegerakan Berbuka Puasa:
* Dari Sahl bin Sa’ad ra, ia berkata: “Bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda: ‘Amat baik orang2 itu senantiasa menyegerakan berbuka (dalam puasanya)’” (HR Bukhari dan Muslim)
6. Berbuka puasa dalam hal ini adalah dengan meminum dan memakan makanan yang menyegarkan dan halal, bukan merokok (yang makruh dan berbahaya bagi kesehatan).
7. Berbuka Puasa Dengan Buah Korma:
* Dari Salman bin Amir Adh Dhabiyyi ra, dari Rasulullah SAW, beliaubersabda: “Bila seseorang di antara kamu berbuka puasa, hendaklah dengan buah korma, bila tidak ada, maka berbukalah dengan air, sebab air itu suci (Hadits diriwayatkan oleh Imam Lima).
8. Hukum Sahur (Makan sebelum puasa):
* Dari Anas bin Malik ra, ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: ‘Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar” (HR Bukhari – Muslim)
* HR A“Ummatku selalu dalam kebaikan selagi mensegerakan berbuka dan mengakhirkan (melambatkan) sahur” (HR Ahmad)
* “Sesungguhnya mengakhirkan sahur itu merupakan sunnah dari para Rasul” (HR Ibnu Hibban)
9. Yang Dilarang Dalam Puasa:
* Barang siapa yang tidak bisa meninggalkan diri dari ucapan palsu(jelek) dan tetap mengerjakannya, maka tidak berguna bagi Allah puasanya (HR Bukhari – Muslim)
* “Banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan pahala kecuali lapar,dan banyak orang yang shalat (malam) tidak mendapat pahalanya kecuali berjaga” (HR Al Hakim)
10. Hadits di atas menganjurkan kita agar meningkatkan kendali diri (self
control) agar tidak mengucapkan kata-kata yang keji dan perbuatan-perbuatan yang tercela, terutama di bulan Puasa.
* Dari Abdullah bin Umar ra, ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: ‘Tidak ada puasa orang yang berpuasa selama-lamanya (tidak sahur dan berbuka)’” (HR Bukhari – Muslim)
* Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: “Bersabda Rasulullah SAW: ‘ Barangsiapa yang terpaksa muntah, maka tidak ada qadha baginya, dan barang siapa sengaja muntah, maka wajib qadha atasnya (batal puasanya) [hadits diriwayatkan oleh Imam Lima]
* Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: “Seorang lelaki datang kepada Rasulullah SAW mengadukan hal dirinya, lalu ia berkata: ‘Ya Rasulullah, celakalah aku’ Kemudian Rasulullah SAW bertanya: ‘Mengapa?’ Jawabnya: ‘Aku telah menyetubuhi istriku pada siang hari bulan Ramadhan. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah kamu punya hamba sahaya yang dapat dimerdekakan? ‘ Jawabnya: ‘Tidak punya,’ maka beliau bertanya lagi: ‘Mampukah kamu berpuasa selama dua bulan berturut2?’ Jawabnya: ‘Tidak mampu. Lalu beliau bertanya lagi: ‘Dapatkah kamu memberi makan 60 orang miskin? Jawabnya: ‘Tidak dapat.’ Lalu Rasulullah duduk dan menyerahkan sekarung korma kepadanya, sambil bersabda: ‘Sedekahkanlah ini.” Maka orang itu berkata lagi: ‘Apakah disedekahkan kepada orang yang paling fakir dari kami, sebab tidak ada seorangpun di antara orang yang berdiam pada batu hitam dari ahli Madinah yang paling membutuhkan lebih daripada kami. Kemudian Rasulullah SAW tersenyum, sehingga jelas terlihat gigi beliau yang putih, kemudian beliau bersabda: ‘Pergilah, berilah makan keluargamu.” (Hadits diriwayatkan oleh Imam Tujuh)
* “Sesungguhnya puasa itu perisai. Maka jika salah seorang dari kamu berpuasa, jangan berkata keji dan kasar. Kalau dia dicela atau hendak diperangi seseorang, hendaklah ia berkata, sesungguhnya aku sedang berpuasa” (HR Bukhari – Muslim)
Adapun Ayat-ayat dalam Al-Qu'an yang lain yang juga menjelaskan tentag keutamaan berpuasa adalah diantarax....
“(yaitu) dalam beberapa hari yang
tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam
perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak
hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi
orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa)
membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang
dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik
baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (Q.S Al
Baqarah, 2:184)
“(Beberapa hari yang ditentukan itu
ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al
Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai
petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu,
barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan
itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit
atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya
berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang
lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki
kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan
hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan
kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Q.S Al Baqarah, 2:185)
“Dihalalkan bagi kamu pada malam hari
bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian
bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui
bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni
kamu dan memberi ma’af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan
ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah
hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.
Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi)
janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid.
Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah
Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.
(Q.S Al Baqarah, 2:187)
“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya
(Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan
itu ? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu
turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk
mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit
fajar. (Q.S. Al Qadr, 97:1-5)
Sumber : http://www.orangtua.org , http://www.untukku.com
Selasa, 24 Juli 2012
about me
it's just about me....
namaQ Muh. Ichsan Juradi , cukup panggil dengan iksan saja....tapi kebanyakan teman(yg sdah akrab) manggilx ichank...
z lahir dari pasangan ayah Juradi Ramli dan ibu Allak Mardaena. Kedua orang tuaku adalah sosok orang tua yang alhamdulillah dan saya bersyukur bisa terlahir diantara mereka.tanpa perlu penjelasan lagi,yang jelas...alhamdulillah....bukan dari faktor ekonomi ataupun byk, "pundi2" warisan,tapi dari yang lain....heheh....z anak ke-4 dari 7 orang bersaudara(teman2 bilang itu sebuah "keluarga besar",namun bagi saya itu biasa2 saja, karena menurut saya, itu merupakan nilai lebih dari sebuah keluarga.).Bayangkan saja,setiap liburan apalagi saat bulan ramadhan,yg seru itu ya saat2 menunggu saudara2 yg lain datang dari tempat rantauan masing2.hehehehehe.... kembali tentang "saya",tepatx 12 agustus 1990 lalu, bertempat di sebuah Desa kecil yg sekarang sudah menjadi ibukota sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan. Ya,Malili,Ibukota kabupaten Luwu timur,disitulah saya dilahirkan. berikut daftar riwayat hidupQ
SDN 227 Puncak ,malili -Luwu timur Kelas I s/d kelas III
SDN 044 Salubone, Lara, Kec. Baebunta Kab. Luwu timur Kelas IV
SDN 040 Radda, Kec. Baebunta Kab. Luwu Utara Kelas V s/d Kelas VI
SMPN 1 Masamba , Luwu Utara Selesai tahun 2005
SMAN 1 Masamba , Luwu Utara Selesai tahun 2008
Universitas "45" Makassar Jurusan Arsitektur ---- sementara----
Sekian sedikit ttg saya. Maklum....lagi diburu waktu....bye...
namaQ Muh. Ichsan Juradi , cukup panggil dengan iksan saja....tapi kebanyakan teman(yg sdah akrab) manggilx ichank...
z lahir dari pasangan ayah Juradi Ramli dan ibu Allak Mardaena. Kedua orang tuaku adalah sosok orang tua yang alhamdulillah dan saya bersyukur bisa terlahir diantara mereka.tanpa perlu penjelasan lagi,yang jelas...alhamdulillah....bukan dari faktor ekonomi ataupun byk, "pundi2" warisan,tapi dari yang lain....heheh....z anak ke-4 dari 7 orang bersaudara(teman2 bilang itu sebuah "keluarga besar",namun bagi saya itu biasa2 saja, karena menurut saya, itu merupakan nilai lebih dari sebuah keluarga.).Bayangkan saja,setiap liburan apalagi saat bulan ramadhan,yg seru itu ya saat2 menunggu saudara2 yg lain datang dari tempat rantauan masing2.hehehehehe.... kembali tentang "saya",tepatx 12 agustus 1990 lalu, bertempat di sebuah Desa kecil yg sekarang sudah menjadi ibukota sebuah kabupaten di Sulawesi Selatan. Ya,Malili,Ibukota kabupaten Luwu timur,disitulah saya dilahirkan. berikut daftar riwayat hidupQ
SDN 227 Puncak ,malili -Luwu timur Kelas I s/d kelas III
SDN 044 Salubone, Lara, Kec. Baebunta Kab. Luwu timur Kelas IV
SDN 040 Radda, Kec. Baebunta Kab. Luwu Utara Kelas V s/d Kelas VI
SMPN 1 Masamba , Luwu Utara Selesai tahun 2005
SMAN 1 Masamba , Luwu Utara Selesai tahun 2008
Universitas "45" Makassar Jurusan Arsitektur ---- sementara----
Sekian sedikit ttg saya. Maklum....lagi diburu waktu....bye...
Langganan:
Postingan (Atom)
















